Minggu, 24 April 2016

Cinta yang tulus

Dua bulan sudah sejak kakakku melahirkan seorang bayi mungil yang cantik. Saat ini, kakakku harus kembali bekerja dan meninggalkan bayinya pada ibu kami untuk mengurusnya. Bayi itu sangat kurus dan kecil. Lebih kecil dari bayi seusianya.

Setiap hari ibuku selalu merawatnya, memandikannya, membuatkannya susu formula, mengganti popoknya, menenangkannya saat menangis dan masih banyak lagi. Ia selalu memanggil bayi itu dengan sebutan “sayang” dan  “cantik”. Sebulan kemudian, bayi itu mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Dalam waktu sebulan beratnya bertambah 2 kg sekaligus. Padahal dua bulan pertama setelah kelahirannya, bayi itu sakit-sakitan dan lemah.

Aku menyimpulkan sendiri, bahwa seorang bayi akan tumbuh dengan cinta dan kasih sayang. Mereka tidak pernah memilih siapa. Tetapi mereka akan menerima siapapun yang datang dengan cinta yang tulus. Dan ketulusan cinta ibuku, telah membuatnya tumbuh pesat dan sehat. Dua tahun kemudian, bayi itu telah tumbuh menjadi anak kecil yang sehat, pintar dan aktif melebihi anak-anak seusianya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar